Pages

Banner 468 x 60px

 

Saturday, March 9, 2019

Menganalisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Puisi beserta Contohnya

0 comments
Bagi kalian, khususnya para pelajar tentunya pernah diberi tugas oleh gurunya untuk menganalisis unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik dari puisi bukan? Apakah kalian bingung ingin memulai darimana?
Eitss. jangan menyerah dulu ya gaiss. Saya akan mencoba membantu kalian untuk menganalisis unsur instrinsik dan ekstrinsik dari puisi

Apakah unsur intrinsik puisi itu?
Unsur intrinsik puisi adalah unsur-unsur yang berasal dari dalam puisi itu sendiri. Apa sajakah?
Unsur intrinsik puisi terdiri dari beberapa unsur, yaitu :

1.     Tema 
Tema adalah hal pokok yang diceritakan dalam puisi tersebut. Misalnya saja puisi tersebut bertema tentang pendidikan, kebudayaan, religius, atau yang lain.
2.     Rasa dan Nada
Rasa dan nada merupakan ungkapan perasaan yang diceritakan dalam puisi tersebut. Misalnya saja kesedihan dan kebahagiaan.
3.     Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang dalam puisi tersebut. Pesan ini bisa disampaikan dalam bentuk tersirat maupun tersurat.
4.     Diksi
Diksi adalah pemilihan kata. Kata seperti apa yang dipilih oleh pengarang dalam puisi tersebut.
5.     Gaya bahasa
Gaya bahasa atau biasa yang disebut majas, lebih mirip seperti bahasa kiasan yang digunakan dalam puisi. Majas sendiri memilikii banyak jenis seperti majas personifikasi, majas metafora, majas hiperbola, dan lain-lain.
6.     Rima
Rima atau biasa disebut dengan persajakan merupakan persamaan bunyi dalam puisi, baik dalam tiap larik maupun tiap bait.
7.     Irama
Irama merupakan pergantian tingkat suara dalam pengucapan bunyi.

8.     Enjambemen


Namun, tidak semua puisi memiliki unsurnya secara lengkap. Ada puisi yang hanya memiliki beberapa unsurnya saja

Selanjutnya, apakah unsur ekstrinsik puisi itu?
unsur ekstrinsik puisi yaitu unsur-unsur atau nilai -nilai yang berasal tidak dari puisi tersebut, melainkan dari luar puisi. Apa sajakah?
  1. Unsur biografi merupakan latar seputar latar belakang pengarang atau biografi pengarang.
  2. Unsur nilai. Terdiri dari banyak nilai, diantaranya nilai sosial, nilai pendidikan, nilai budaya.
Berikut contoh analisis unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik Puisi


Cangkir yang Kedua
Karya : Febrian Melinda

Aku pernah lupa dengan indahnya bunga yang sebenarnya 
Aku terlena dengan racun di dalam madu
 Jauh dari hakikat kepompong 
Diri tak mengikut hati
 Hati tlah dipenuhi kabut hitam dunia 
Sebuah cangkir terhias ukiran nan cantik
Ia diberinya dengan percuma 
Namun, tak pintar akal layaknya elang 
Memilah mana daging mana rumput
 Kini..
 Bagai ulat yang merindukan kupu – kupu
 Sesalan kembali menjadi debu 
Aku telah memilih 
Jalanku mungkin bukan mereka 
Jalanku mungkin bukan yang sempurna 
Aku pernah ada di masa itu 
Masa dimana kapal karam di dalam lautan lepas
 Tak lagi punya nafas untuk sekedar berpamitan 
Kini.. Tuhan bersahabat 
Menghukum telak kekalahan raga 
Sadar benar benar sadar 
Cangkir kedua kembali dibungkus 
Tetap dengan keindahannya
 Sungguh tak terkira bunga taman hidup kembali


Unsur Instrinsik
1.      Tema                     : Kerinduan.
2.      Rasa dan nada       : Kesedihan, ketulusan, pasrah, kebahagiaan.
3.      Amanat                 : Amanat dari puisi di atas adalah kita harus mensyukuri waktu yang masih diberikan pada kita untuk memperbaiki kesalahan.
4.      Diksi                      : Menggunakan makna konotatif.
5.      Gaya bahasa          : Menggunakan majas metafora.
Menggunakan majas personifikasi pada “Bagai ulat yang merindukan kupu-kupu”
6.      Enjambemen         : Terletak dalam “Sadar benar benar sadar”

Unsur Ekstrinsik
1.      Unsur biografi                   : Puisi ini ditulis  oleh   Febrian   Melinda. Namun,  dalam
pencarian kami, kami belum menemukan biografi beliau. Kami juga belum menemukan tentang bagaimana kehidupan dan pengalaman beliau dalam menulis puisi.

2.      Unsur nilai                         : Unsur nilai yang terkadung  dalam   puisi “Cangkir yang
Kedua” adalah nilai sosial. Karena orang tidak mungkin bisa hidup sendiri tanpa adanya orang lain yang berada di sampingnya atau menyayanginya.

0 comments:

Post a Comment