TUGAS BAHASA INDONESIA
MENYUSUN TEKS DRAMA
KELAS VIII E SMP NEGERI 1 MAGETAN
DISUSUN OLEH KELOMPOK 1
Tokoh :
Ahmad
Hicham Arazi (01) Sebagai Karno
Dewi
Putri Amara (08) Sebagai Sutini
Farah
Aliya R.P. (15) Sebagai Stefany
Williana Angelica George
Inas
Rofida Alma (16) Sebagai Narator
Mauliawati
Rohmah (18) Sebagai Ibu Jamirah
Naufal
Adiel Andana (19) Sebagai Sugiharto
Reza
Yufita Ekawati (22) Sebagai Ibu Yusriah
NASKAH DRAMA BAHASA INDONESIA :
Pada suatu pagi di kota Warna-Warni
hari pertama masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas, di dalam kelas XI IPA
3 anak-anak sedang asyik berbicara dan saling bercerita. Ditengah pembicaraan,
datanglah guru yang bernama Bu Yusriah dan seorang murid baru.
Bu
Yus : “Selamat pagi anak-anak.”
Murid : “Selamat pagi Bu.”
Bu Yus :
“Perkenalkan saya wali kelas kalian yang baru. Nama saya Bu Yusriah. Bisa dipanggil
Bu Yus.”
Sugiharto : “Eh.. Wali kelas kita kok gede banget ya, tubuhnya.”
Karno :
“Hushh… Gak boleh ngomong kayak gitu. Nanti kualat lho.”
Sutini :
“Eh… Tapi lihat disebelahnya Bu Yus kayaknya ada murid baru deh.”
Bu Yus :
“Heii… Kalian jangan ngomong sendiri. Tolong jangan ramai.”
Murid :
“Iya Bu, maaf.”
Bu Yus :
“Sekarang ada murid baru yang pindah dari kota Pelangi. Stefany, kamu
perkenalkan dirimu ya.”
Stefany :
“Baik Bu. Dengerin semua ya, nama gue Stefany Williana Angelica George. Kalo
disingkat jadi SWAG. Gue yakin kalian pasti anaknya orang miskin kan, sedangkan
gue anak orang kaya. Jadi, kalian semua jangan macam-macam sama gue. Kalo
kalian macam-macam, gue bakalan bilang sama papsko mamsko gue. You know?”
Murid :
“Huuuu…”
Bu Yus :
“Sudah-sudah berhenti, jangan ramai-ramai. Stefany, kamu jangan sombong, sudah
kamu duduk di disitu!”
Stefany :
“Iya Bu.”
Bu Yus :
“Murid yang lain coba perkenalkan diri kalian, karena ibu belum mengenal
kalian. Mulai dari kamu”
Sugiharto : “Perkenalkan nama saya Sugiharto.”
Stefany :
“Sugiharto?? Artinya itu kan kaya uang. Bukannya kamu anaknya orang miskin? Kok
Sugiharto sih? Tapi ya gakpapa sih, nama kamu kan kampungan banget. Iyuhh.”
Bu Yus :
“Stefany, sesama teman itu tidak boleh saling mengejek. Sekarang kamu”
Sutini :
“Perkenalkan nama saya Sutini.”
Stefany :
“Iyuh banget. Namanya kayak nama pembantu aku tau.”
Bu Yus :
“Hushh… Kalau kamu?”
Karno :
“Perkenalkan nama saya Karno.”
Stefany :
“Karno?? Hahaa.. Kayak namanya sopir aku.”
Sutini :
“Udah dong. Diem. Dari tadi cerewet banget sih.”
Bu Yus :
“Sudah-sudah. Diam. Sekarang buka buku kalian halaman 5.”
Bu Yus pun mengajar murid-murid.
Pelajaran berlangsung dengan baik sampai pada jam pelajaran terakhir, dan
teng…teng…teng… Lonceng tanda pulang pun berbunyi.
Sugiharto : “Stef, kamu mau ikut ekstra computer gak? Seru lho.”
Stefany :
“Gak mau ah.. aku gak sudi ikut kayak gitu, apalagi sama kamu? Iyuh banget. Aku
mau belanja aja. Shopping, aku kan orang kaya.
Sugiharto : “Oo.. Ya udah deh kalo gak mau.”
Stefany :
“Lagian aku kan udah pinter computer. Gak perlu ikut ekstra-ekstra kayak gitu.
Aku kan les tinggal bayar. Udah deh, selesai. Tapi kalo mau ikut les harus
orang kaya, gak kayak kamu.”
Sugiharto : “Udah deh.. Kamu jangan sombong terus. Aku ikut ekstra itu,
karena aku pengen menambah pengalaman aku. Biar bisa membantu aku buat
menggapai cita-citaku. Pengalaman kan guru terbaik.”
Stefany :
“Udah deh kamu jangan banyak ngomong. Aku mau pulang dulu aja.”
Sugiharto : “Ya udah, pulang aja sana.”
Suasana di ruang ekstra computer
sangatlah menyenangkan. Ada guru baru yang masih muda dan cantik.
Bu Mira :
“Hai anak-anak. Mulai sekarang, saya yang akan mengajar kalian dalam ekstra
computer ini.”
Sutini :
“Namanya siapa Bu?”
Bu Mira :
“Nama lengkap saya Bu Jamirah. Tapi kalian bisa panggil saya Bu Mira”
Murid :
“Baik Bu.”
Bu Mira :
“Sekarang coba buka laptop kalian masing-masing.”
Pelajaran ekstra computer sore itu
berjalan dengan baik dan lancar.
Keesokan harinya, Bu Yus mengumumkan nilai
ulangan IPA….
Bu Yus :
“Anak-anak, ini hasil ulangan kalian. Hasilnya akan saya umumkan. Stefany nilai
kamu 100. Sutini nilai kamu 80. Karno nilai kamu 70. Dan Sugiharto nilai kamu
40.”
Stefany :
“Hahaha… 40? Nilai kamu jelek banget. Padahal soalnya mudah banget. Dasar bodoh.”
Bu Yus :
“Stefany, kamu tidak boleh ngomong kayak gitu. Semua orang itu kemampuannya
berbeda. Sugiharto, kamu belajar yang rajin ya. Nilai kamu disini paling
jelek.”
Sugiharto : “Iya Bu, maaf. Saya akan belajar yang lebih rajin lagi.”
Karno :
“ Tapi Harto kan pintar computer, Bu”
Bu Yus :
“Iya saya kan sudah bilang kalau kemampuan orang itu berbeda,, mungkin Harto
tidak pintar di bidang akademik tetapi dia pintar di computer bisa saja
dia menjadi pengusaha IT yang
sukses…seperti memiliki stasiun TV sendiri..”
Murid :
“ Ammmmiiinnn…”
Hingga 15 tahun kemudin ada sebuah
stasiun TV yang sangat terkenal dengan nama SUGIH TV
Sugiharto : “ Iya Bu, Alhamdulillah saya punya stasiun TV sendiri dan acara-acara
di sini ratingnya selalu tertinggi “
Bu Mira :
“ Saya juga bangga punya murid yang sukses dan bisa menjadi panutan adik –
adik kamu..”
Bu Yus :
“ Betul itu.. Saya dulu juga tidak mengira kalau kamu bisa menjadi orang yang
sukses seperti ini. Padahal kamu dulu di bidang akademik ya… Seperti itulah. Hehehe
“
Sugiharto : “Hehehe. Iya Bu memang saya dulu nggak
terlalu pintar.”
Bu Mira :
“Kan dia ikut ekstra computer dan dia sangat baik mengikuti ekstra itu.”
Lalu datanglah murid mereka yang lain
yaitu Karno dan Sutini yang ternyata juga bekerja di stasiun TV itu. Karno
menjadi wakil dari Sugiharto sedangkan Sutini bekerja sebagai sekretaris
pribadi Sugiharto.
Karno
& Sutini : “ Assalamualaikum….”
Sugiharto,
Bu Mira, Bu Yus : “ Waalaikumsalam…”
Sutini : “Loh Har, siapa ibu – ibu
ini? “
Karno : “Bukannya ini Bu Yus sama
Bu Mira?”
Sutini : “Oh maaf Bu saya pangling,
maklum saya agak tua.”
Bu
Mira & Bu Yus : “Gak papa nak,
ibu juga udah tua.”
Karno : “Bu sekarang gimana
kabarnya??”
Bu
Mira & Bu Yus : “Alhamdulialah
baik nak.”
Ditengah pembicaraan, datanglah
seseorang yang mau melamar pekerjaan di kantor stasiun SUGIH TV. Dan orang itu
ternyata Stefany.
Stefany : “Maaf, apa ini dengan Bapak
Sugiharto?.”
Sugiharto : “Iya benar ada keperluan apa ya?”
Sutini :”Bukanya kamu Stefany ya?
Temen kita waktu SMA”
Stefany :”Iya,
maaf saya mau melamar pekerjaan, apakah ada lowongan pekerjaaan?”
Sugiharto : “Sepertinya ada. Tapi kenapa kamu sekarang jadi seperti ini?
Bukannya pas SMA dulu kamu anak orang kaya?”
Stefany :
“Iya. Kekayaan saya yang dulu sudah hilang. Semua hilang karena ayah saya.
Ternyata ayah saya korupsi dan karena itu keluarga saya jadi hancur. Saat itu
saya kuliah. Saya terpaksa tidak bisa melanjutkannya karena keterbatasan biaya.
Dan sekarang saya sulit untuk mendapatkan pekerjaan karena pengalaman saya
masih sedikit.”
Sugiharto : “Oo.. Kalau begitu saya akan mencarikan pekerjaan untuk kamu di
sini. Tapi untuk sekarang lowongan yang ada mungkin terbatas. Apalagi kamu belum
berpengalaman banyak dan tidak terlalu handal dalam bidang teknologi.”
Stefany :
“Baiklah, saya akan melakukan pekerjaan apapun untuk memenuhi kebutuhan saya.”
Sugiharto : “Permisi sebentar ya Bu, saya mencarikan pekerjaan dulu untuk
Stefany. Silakan dilanjutkan pembicaraannya.”
Kemudian Sugiharto keluar dari ruangan
itu untuk mencarikan lowongan pekerjaan yang masih ada. Setelah lama keluar, ia
pun dengan wajah yang agak muram.
Sugiharto : “Maaf Stefany, pekerjaan yang masih tersisa hanya ada OB. Sebenarnya
ada pekerjaan lain yang lebih tinggi. Tapi itu harus di duduki oleh orang yang
sudah handal dalam bidang IPTEK. Dan saya rasa, kalau kamu memegang jabatan
itu, mungkin terlalu sulit dan membingungkan. Karena kamu belum berpengalaman
bekerja di bidang teknologi.”
Stefany :
“Iya, tidak apa-apa. Yang penting saya bisa dan sanggup untuk melakukan
pekerjaan itu. Dan yang lebih penting lagi, pekerjaannya halal.”
Akhirnya, Stefany bekerja di kantor
stasiun SUGIH TV, yang bekerja sebagai
OB.
Kata
Mutiara :
1. "Jangan
terlalu optimis dengan apa yang tidak kau kuasai; karena hal itu bisa membuatmu
terlihat jelas sebagai seorang yang tak berpengalaman."
2. “Keputusan
yang baik berasal dari pengalaman; dan sering sekali pengalaman berasal dari
keputusan yang buruk.”
3. “Hidup ini ibarat menulis tanpa penghapus;
Pengalaman menulis menjadi penting jika kau pernah menulis tanpa penghapus.”
4. “Biasakanlah
menghargai org lain. ingat, kesombongan datang dr sikap yang tidak menghargai
org lain.”
5. “Ketika seseorang mengatakan hal yg buruk padamu.
Sesungguhnya dia sedang menunjukkan bahwa dia tidak lebih baik darimu.”
6. “Yang kau lakukan menentukan yang kau hasilkan, dan
yang kemudian menentukan nilai dan hargamu bagi orang lain.”
7. “Bermimpi adalah langkah awal mencapai keberhasilan.
Tapi mimpi itu tetap semu, jika tindakan tidak nyata”

0 comments:
Post a Comment