Pages

Banner 468 x 60px

 

Friday, December 2, 2016

TEKS DRAMA BAHASA INDONESIA

0 comments
TUGAS BAHASA INDONESIA

MENYUSUN TEKS DRAMA


KELAS VIII E SMP NEGERI 1 MAGETAN

DISUSUN OLEH KELOMPOK 1
Tokoh         :
Ahmad Hicham Arazi    (01)   Sebagai Karno
Dewi Putri Amara          (08)   Sebagai Sutini
Farah Aliya R.P.             (15)   Sebagai Stefany Williana Angelica George
Inas Rofida Alma           (16)   Sebagai Narator
Mauliawati Rohmah      (18)   Sebagai Ibu Jamirah
Naufal Adiel Andana     (19)   Sebagai Sugiharto
Reza Yufita Ekawati      (22)   Sebagai Ibu Yusriah

NASKAH DRAMA BAHASA INDONESIA :
          Pada suatu pagi di kota Warna-Warni hari pertama masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas, di dalam kelas XI IPA 3 anak-anak sedang asyik berbicara dan saling bercerita. Ditengah pembicaraan, datanglah guru yang bernama Bu Yusriah dan seorang murid baru.
Bu Yus       : “Selamat pagi anak-anak.”
Murid                   : “Selamat pagi Bu.”
Bu Yus       : “Perkenalkan saya wali kelas kalian yang baru. Nama saya Bu Yusriah. Bisa dipanggil Bu Yus.”
Sugiharto    : “Eh.. Wali kelas kita kok gede banget ya, tubuhnya.”
Karno         : “Hushh… Gak boleh ngomong kayak gitu. Nanti kualat lho.”
Sutini          : “Eh… Tapi lihat disebelahnya Bu Yus kayaknya ada murid baru deh.”
Bu Yus       : “Heii… Kalian jangan ngomong sendiri. Tolong jangan ramai.”
Murid         : “Iya Bu, maaf.”
Bu Yus       : “Sekarang ada murid baru yang pindah dari kota Pelangi. Stefany, kamu perkenalkan dirimu ya.”
Stefany       : “Baik Bu. Dengerin semua ya, nama gue Stefany Williana Angelica George. Kalo disingkat jadi SWAG. Gue yakin kalian pasti anaknya orang miskin kan, sedangkan gue anak orang kaya. Jadi, kalian semua jangan macam-macam sama gue. Kalo kalian macam-macam, gue bakalan bilang sama papsko mamsko gue. You know?”
Murid         : “Huuuu…”
Bu Yus       : “Sudah-sudah berhenti, jangan ramai-ramai. Stefany, kamu jangan sombong, sudah kamu duduk di disitu!”
Stefany       : “Iya Bu.”
Bu Yus       : “Murid yang lain coba perkenalkan diri kalian, karena ibu belum mengenal kalian. Mulai dari kamu”
Sugiharto    : “Perkenalkan nama saya Sugiharto.”
Stefany       : “Sugiharto?? Artinya itu kan kaya uang. Bukannya kamu anaknya orang miskin? Kok Sugiharto sih? Tapi ya gakpapa sih, nama kamu kan kampungan banget. Iyuhh.”
Bu Yus       : “Stefany, sesama teman itu tidak boleh saling mengejek. Sekarang kamu”
Sutini          : “Perkenalkan nama saya Sutini.”
Stefany       : “Iyuh banget. Namanya kayak nama pembantu aku tau.”
Bu Yus       : “Hushh… Kalau kamu?”
Karno         : “Perkenalkan nama saya Karno.”
Stefany       : “Karno?? Hahaa.. Kayak namanya sopir aku.”
Sutini          : “Udah dong. Diem. Dari tadi cerewet banget sih.”
Bu Yus       : “Sudah-sudah. Diam. Sekarang buka buku kalian halaman 5.”
          Bu Yus pun mengajar murid-murid. Pelajaran berlangsung dengan baik sampai pada jam pelajaran terakhir, dan teng…teng…teng… Lonceng tanda pulang pun berbunyi.
Sugiharto    : “Stef, kamu mau ikut ekstra computer gak? Seru lho.”
Stefany       : “Gak mau ah.. aku gak sudi ikut kayak gitu, apalagi sama kamu? Iyuh banget. Aku mau belanja aja. Shopping, aku kan orang kaya.
Sugiharto    : “Oo.. Ya udah deh kalo gak mau.”
Stefany       : “Lagian aku kan udah pinter computer. Gak perlu ikut ekstra-ekstra kayak gitu. Aku kan les tinggal bayar. Udah deh, selesai. Tapi kalo mau ikut les harus orang kaya, gak kayak kamu.”
Sugiharto    : “Udah deh.. Kamu jangan sombong terus. Aku ikut ekstra itu, karena aku pengen menambah pengalaman aku. Biar bisa membantu aku buat menggapai cita-citaku. Pengalaman kan guru terbaik.”
Stefany       : “Udah deh kamu jangan banyak ngomong. Aku mau pulang dulu aja.”
Sugiharto    : “Ya udah, pulang aja sana.”
          Suasana di ruang ekstra computer sangatlah menyenangkan. Ada guru baru yang masih muda dan cantik.
Bu Mira      : “Hai anak-anak. Mulai sekarang, saya yang akan mengajar kalian dalam ekstra computer ini.”
Sutini          : “Namanya siapa Bu?”
Bu Mira      : “Nama lengkap saya Bu Jamirah. Tapi kalian bisa panggil saya Bu Mira”
Murid         : “Baik Bu.”
Bu Mira      : “Sekarang coba buka laptop kalian masing-masing.”
          Pelajaran ekstra computer sore itu berjalan dengan baik dan lancar.
           Keesokan harinya, Bu Yus mengumumkan nilai ulangan IPA….
Bu Yus       : “Anak-anak, ini hasil ulangan kalian. Hasilnya akan saya umumkan. Stefany nilai kamu 100. Sutini nilai kamu 80. Karno nilai kamu 70. Dan Sugiharto nilai kamu 40.”
Stefany       : “Hahaha… 40? Nilai kamu jelek banget. Padahal soalnya mudah banget. Dasar bodoh.”
Bu Yus       : “Stefany, kamu tidak boleh ngomong kayak gitu. Semua orang itu kemampuannya berbeda. Sugiharto, kamu belajar yang rajin ya. Nilai kamu disini paling jelek.”
Sugiharto    : “Iya Bu, maaf. Saya akan belajar yang lebih rajin lagi.”
Karno         : “ Tapi Harto kan pintar computer, Bu”
Bu Yus       : “Iya saya kan sudah bilang kalau kemampuan orang itu berbeda,, mungkin Harto tidak pintar di bidang akademik tetapi dia pintar di computer bisa saja dia  menjadi pengusaha IT yang sukses…seperti memiliki stasiun TV sendiri..”
Murid         : “ Ammmmiiinnn…”
          Hingga 15 tahun kemudin ada sebuah stasiun TV yang sangat terkenal dengan nama  SUGIH TV
Sugiharto    : “ Iya Bu, Alhamdulillah saya punya stasiun TV sendiri dan acara-acara di sini  ratingnya selalu tertinggi “
Bu Mira      : “ Saya juga bangga punya murid yang sukses dan bisa menjadi panutan adik – adik  kamu..”
Bu Yus       : “ Betul itu.. Saya dulu juga tidak mengira kalau kamu bisa menjadi orang yang sukses seperti ini. Padahal kamu dulu di bidang akademik ya… Seperti itulah. Hehehe “
Sugiharto    : “Hehehe. Iya Bu memang saya dulu nggak terlalu pintar.”
Bu Mira      : “Kan dia ikut ekstra computer dan dia sangat baik mengikuti ekstra itu.”
          Lalu datanglah murid mereka yang lain yaitu Karno dan Sutini yang ternyata juga bekerja di stasiun TV itu. Karno menjadi wakil dari Sugiharto sedangkan Sutini bekerja sebagai sekretaris pribadi Sugiharto.
Karno & Sutini : “ Assalamualaikum….”
Sugiharto, Bu Mira, Bu Yus : “ Waalaikumsalam…”
Sutini                   : “Loh Har, siapa ibu – ibu ini? “
Karno                   : “Bukannya ini Bu Yus sama Bu  Mira?”
Sutini                   : “Oh maaf Bu saya pangling, maklum saya agak tua.”
Bu Mira & Bu Yus        : “Gak papa nak, ibu juga udah tua.”
Karno                   : “Bu sekarang gimana kabarnya??”
Bu Mira & Bu Yus        : “Alhamdulialah baik nak.”
          Ditengah pembicaraan, datanglah seseorang yang mau melamar pekerjaan di kantor stasiun SUGIH TV. Dan orang itu ternyata Stefany.
Stefany       : “Maaf, apa ini dengan Bapak Sugiharto?.”
Sugiharto    : “Iya benar ada keperluan apa ya?”
Sutini                   :”Bukanya kamu Stefany ya? Temen kita waktu SMA”
Stefany       :”Iya, maaf saya mau melamar pekerjaan, apakah ada lowongan pekerjaaan?”
Sugiharto    : “Sepertinya ada. Tapi kenapa kamu sekarang jadi seperti ini? Bukannya pas SMA dulu kamu anak orang kaya?”
Stefany       : “Iya. Kekayaan saya yang dulu sudah hilang. Semua hilang karena ayah saya. Ternyata ayah saya korupsi dan karena itu keluarga saya jadi hancur. Saat itu saya kuliah. Saya terpaksa tidak bisa melanjutkannya karena keterbatasan biaya. Dan sekarang saya sulit untuk mendapatkan pekerjaan karena pengalaman saya masih sedikit.”
Sugiharto    : “Oo.. Kalau begitu saya akan mencarikan pekerjaan untuk kamu di sini. Tapi untuk sekarang lowongan yang ada mungkin terbatas. Apalagi kamu belum berpengalaman banyak dan tidak terlalu handal dalam bidang teknologi.”
Stefany       : “Baiklah, saya akan melakukan pekerjaan apapun untuk memenuhi kebutuhan saya.”
Sugiharto    : “Permisi sebentar ya Bu, saya mencarikan pekerjaan dulu untuk Stefany. Silakan dilanjutkan pembicaraannya.”
          Kemudian Sugiharto keluar dari ruangan itu untuk mencarikan lowongan pekerjaan yang masih ada. Setelah lama keluar, ia pun dengan wajah yang agak muram.
Sugiharto    : “Maaf Stefany, pekerjaan yang masih tersisa hanya ada OB. Sebenarnya ada pekerjaan lain yang lebih tinggi. Tapi itu harus di duduki oleh orang yang sudah handal dalam bidang IPTEK. Dan saya rasa, kalau kamu memegang jabatan itu, mungkin terlalu sulit dan membingungkan. Karena kamu belum berpengalaman bekerja di bidang teknologi.”
Stefany       : “Iya, tidak apa-apa. Yang penting saya bisa dan sanggup untuk melakukan pekerjaan itu. Dan yang lebih penting lagi, pekerjaannya halal.”
          Akhirnya, Stefany bekerja di kantor stasiun SUGIH  TV, yang bekerja sebagai OB.
Kata Mutiara        :
1.     "Jangan terlalu optimis dengan apa yang tidak kau kuasai; karena hal itu bisa membuatmu terlihat jelas sebagai seorang yang tak berpengalaman."
2.     “Keputusan yang baik berasal dari pengalaman; dan sering sekali pengalaman berasal dari keputusan yang buruk.”
3.     “Hidup ini ibarat menulis tanpa penghapus; Pengalaman menulis menjadi penting jika kau pernah menulis tanpa penghapus.”
4.     “Biasakanlah menghargai org lain. ingat, kesombongan datang dr sikap yang tidak menghargai org lain.”
5.     “Ketika seseorang mengatakan hal yg buruk padamu. Sesungguhnya dia sedang menunjukkan bahwa dia tidak lebih baik darimu.”
6.     “Yang kau lakukan menentukan yang kau hasilkan, dan yang kemudian menentukan nilai dan hargamu bagi orang lain.”
7.       “Bermimpi adalah langkah awal mencapai keberhasilan. Tapi mimpi itu tetap semu, jika tindakan tidak nyata”

0 comments:

Post a Comment